Surat dari Masa Lalu



Hai diriku yg sekarang, lihat inilah aku. Anak kecil yang tak lain adalah dirimu yg dulu, dirimu saat dulu masih duduk di bangku kelas 2 Sekolah Dasar.  Aku hanya ingin menyampaikan surat ini padamu. Surat kecil ini aku berikan untukmu, terpaksa karna aku tak bisa mengatakan langsung di hadapanmu.

Wah lihatlah ternyata kau telah tumbuh setinggi ini, dibanding tinggiku yang hanya setinggi rak etalase lebih sedikit. Selamat akhirnya kau sekarang telah menyelesaikan sekolahmu hingga sejauh ini, setelah sekian lama kita berdua melewati waktu hanya untuk bergelut dengan buku. 

Dan lihatlah pula sekelilingmu, dari sinilah aku dibesarkan hingga sekarang aku berhasil berhasil menjadi dirimu seperti sekarang ini. Kini setelah semua ini, aku rasa kini tibalah saatnya untuk kita membalas jasa-jasanya dengan berganti membesarkannya, sama seperti halnya mereka yg telah membesarkan kita dengan segala pengorbanannya.

Dengan titelmu yg sekarang bisa saja kau melamar pekerjaan di tempat yg lebih besar dan lebih nyaman, namun apakah nantinya akan lebih baik jika kau "bekerja untuk membesarkan usaha orang lain" sementara kau meninggalkan apa yang telah membesarkan kita. Come on brotha, ingatlah "setinggi apapun pangkat kita, kita tetaplah karyawan, namun sekecil apapun usaha kita, kita adalah bosnya"

Mungkin kau akan bertanya-tanya apa yang dulu, yang artinya sekarang ini, saat aku menulis pesan ini, kau lakukan? Jawabnya adalah aku sedang mencoba untuk menamparmu, menyadarkan bahwa kau tidak dapat selamanya menggerutu dan menyalahkan masa lalu.

Percayalah padaku, pada dirimu di masa lalu, bahwa semua akan baik-baik saja. Jika kau menyerah saat ini maka kau harus malu pada diriku. Ya, Aku, dirimu di masa lalu, meski jatuh dan merasakan sakit, dapat membawamu hingga sampai di saat ini. Dan kau, aku di masa depan, seharusnya dapat menjadi lebih kuat dan hebat dari diriku.

Mulai sekarang berjanjilah kepada dirimu sendiri bahwa kau tidak akan mengulang lagi kesalahan yang sama dengan diriku, demi kebahagiaan yang akan kita petik di masa depan.

Sampai jumpa di puncak kesuksesan

My regard, yourself and your everlasting friend

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Surat dari Masa Lalu"

Post a Comment